05 September 2009

hikmah yang hilang

PERTAMA
Perjalanan ilmu itu adalah tiga jengkal. Apabila seseorang memasuki jengkal yang pertama, maka dia mudah menyombong diri. Apabila dia memasuki jengkal yang kedua, maka dia mudah merendah diri. Apabila dia memasuki jengkal yang ketiga, maka dia akan menghayati bahawa lautan ilmu ini sesungguhnya tidak bertepi. – Ubahsuai dari pedoman cendekiawan silam
KEDUA
“Berbicaralah dengan benar semampumu karena sesungguhnya pembicaraanmu adalah benda hidup, sedangkan diam itu benda mati. Maka, jika engkau tidak menemukan perkataan yang benar, diammu dari ucapan tidak benar adalah kebenaran.”
KETIGA
“Merendahlah seperti bintang. Nampak bagi setiap yang memandang di atas permukaan air, padahal ia jauh tinggi di awang-awang. Dan jangan seperti asap. Meninggikan dirinya menuju langit, padahal dirinya hina.”
KEEMPAT
Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Harta itu berkurangan apabila dibelanjakan tetapi ilmu bertambah jika dibelanjakan.
KELIMA
Kemarahan orang yang berakal dilihat pada tindak tanduknya dan kemarahan yang ada pada orang yang jahil itu dapat dilihat melalui perkataannya.

30 August 2009

Do you know that...

A humming bird weighs less than a penny.

The elephant is the only mammal that can’t jump!

A lion’s roar can be heard up to a mile away!

The giraffe has only seven neckbones!

Right after hatching, young ducklings follow the first thing they see moving. And they keep following it for two weeks!

“Moose” means “eater of twigs” in the Algonquian Indian language!

Pandas eat over 10,000lbs. of bamboo a year!

Baby polar bears weigh only 1 pound at birth!

A giraffe can clean its ears with its 21-inch tongue!

Baby hippos weigh 100 pounds at birth!

A kangaroo can leap higher than any other animal on earth. With a running jump, it can leap over a school bus.

Lions may spend up to 20 hours a day just sleeping!

Long ago, the biggest land animal was part of the rhino family. It was about 18 feet tall and 28 feet long!

Panda teeth are seven times larger than human teeth!

,,,just to

28 August 2009

menjaga lidah

Mengapakah pada saat-saat beribadah kepada Allah, kita sering tidak merasakan kekhusyukan, apalagi sampai dapat menitikkan air mata, sehingga hampir tidak pernah terasakan lagi lezat dan nikmatnya menghadap Allah?

Ternyata semua itu berpangkal dari hati yang kesat dan kotor. Di dalam hati yang demikian memang tak akan pernah bersemayam nuur (cahaya) iman yang sesungguhnya.

Akibat lain dari memiliki hati yang busuk, kusam, kusut, dan kotor adalah tidak akan pernah mampu kita melahirkan kalimat-kalimat lisan yang benar dan bermutu. Tiap-tiap kalimat yang keluar dari lisan, kata Syeikh Ibnu Atha’illah, pastilah membawa corak bentuk hati yang mengeluarkannya. Betapa tidak? Hati itu bisa diibaratkan dengan teko. Teko hanya mengeluarkan isinya. Bila ia berisi air kopi, maka yang keluarpun pastilah air kopi. Demikian pula jika isinya air bening, maka yang keluar pun pastilah air bening,

Lidah memang tak bertulang. Mengeluarkan kata-kata yang bagimanapun dari lisan sungguh termat mudahnya. Akan tetapi, apa dampaknya dan bagaimana akibatnya, itulah yang sering tidak terpikirkan. Sepatah kata yang terucap sama sekali tidak akan membuat tubuh seseorang terluka, namun siapa yang tahu kalau justru hatinya yang tersayat-sayat. Atau sebaliknya, sepatah kata yang terucap, justru malah menjadi penyebab si pengucapnya mendapat celaka ataupun selamat, baik ketika di dunia maupun di akhirat kelak. Rasulullah saw bersabda, “setiap ucapan Bani Adam itu membahayakan dirinya (bukan memberi manfaat), kecuali kata-kata berupa amar ma’ruf nahi munkar dan Dzikrullah ‘Azza wa Jalla!” (HR Trimidzi)

Apalagi balasan yang akan menimpa kita di akhirat kelak sebagai akibat terpelihara atau tidaknya lisan. “Barang siapa yang memelihara apa yang ada di antara janggutnya (yakni lisannya) dan apa yang ada di antara kedua pahanya (yakni farjinya) karena aku, “ sabda Rosulullah, “niscaya akan kujamin dia masuk surga” (HR Bukhari). Sesungguhnyalah, “Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah dua lubang, yaitu mulut dan farji” (HR Tirmidzi).

Dengan demikian, hendaknya kita selalu berhati-hati dengan lisan. Setiap kata yang hendak diucapkan hendaknya terlebih dahulu dipikirkan masak-masak. Sekiranya kata-kata yang akan terucapkan itu tidak ada manfaatnya, sebaiknya kita memilih diam. Rosulullah saw bersabda, “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia mengucapkan kata-kata yang baik atau diam” (HR Bukhari Muslim)

Hati yang selamat, Subbanallah, siapapun pasti merindukannya. Hati yang selamat tidak ahanya akan menyelamatkannya di dunia, tetapi juga di yaumil hisab nanti. Yakni, “Yauma laa yanfa’u maalun walaa banuun, illaa man atallaaha bi qalbin saliim” (QS Asy Syu’ara [26] : 88-89). Pada hari ketika harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat, kecuali hati yang selamat!
**Dari Buku Bening Hati KH Abdullah Gymnastiar oleh Basyar Isya


gambar sekadar hiasan

23 August 2009

Ramadhan yang datang


salam ramadhan buat semua umat Islam di serata dunia. semoga kali ini ia dilalui dengan penuh keinsafan dan keberkatan dari Allah.

11 August 2009

Futsal PLPDT


Salam promosi buat mana2 yang telah 'selamat' tersesat di laman xyamani ni (heheh)..


Persatuan Lepasan Pelajar Darul Taqwa (sekolah rendah xyamani nih) diwujudkan pada tahun 1996 (berdasarkan surat jemputan dari sekolah yang masih dalam simpanan)..hasil usaha juga idea para asatizah dan lepasan pelajar yang ada waktu tu, terbentuklah persatuan ni..


Maknanya tahun ni dah 13 tahun la (eh eh..ye ke ni?macam tak caye plak...)emm..boleh buat sambutan ke 15 tahun la lagi 2 tahun, ustaz Presiden!


Buat adik-adik (pasal annas 1st generasi)..bagi la sokongan kepada persatuan kita ni..kat sekolah ni la dulu kita belajar ABC, alif ba ta..belajar lap hingus (??)..


kalau tidak kepada sekolah ini kita berbakti (melalui PLPDT), kalau tidak kepada asatizah itu kita hulurkan tangan ringankan beban, kepada siapa lagi agak2nya?


Di sekolah ni la tempat kita belajar, berlari (kejar van nak balik), dapat kawan (juga hilang kawan)...melalui asatizah itu, kita belajar tentang Allah..tentang Al Quran..tentang bukit bukau sebagai pasak bumi (kelas Ustaz Hazha 1990)...


annas ada banyak dan terlalu banyak kenangan dan pengalaman bersama DT juga PLPDT...kalau nak disenaraikan tentu tak muat kertas..


apa pun, sekali lagi dengan sukacitanya (macam nak umum raya lak!)..annas wakili PLPDT yang dikasihi menjemput semua lepasan untuk sama2 menjayakan program kali ni (annas kirim doa dari jauh..)..as salam